Metode Perawatan Dan Penyiraman Bibit Bunga Amaryllis Agar Mudah Tumbuh

Banyak orang yang masih belum tahu dengan bunga amaryllis. Ya, wajar saja memang tidak banyak orang yang tahu dengan bunga amaryllis karena bunga amaryllis ini merupakan sebuah bunga yang kurang populer di Indonesia dan lebih populer di Jerman.

Baca Juga: Madu Penyubur Kandungan

Bunga yang berasal dari Jerman ini banyak orang yang bilang bahwa bunga ini adalah bunga kado natal karena bunga yang begitu indah ini memang tumbuh mekar dan berbunga sangat lebat dan cantik di kala bulan desember sampai dengan bulan januari. Di Jerman sendiri bunga amaryllis ini biasa ditanam dari bibit bunga amaryllis dan kemudian diletakkan di jendela – jendela sebagai penghias sekaligus untuk memberikan asupan sinar matahari yang cukup bagi bunga amaryllis. Lantas, bagaimana metode perawatan dan penyiraman bibit bunga amaryllis untuk menunjang tumbuh kembangnya?

Metode Penyiraman Dan Perawatan Bibit Bunga Amaryllis

Dalam memelihara bunga amaryllis, Anda perlu perhatikan metode penyiraman yang Anda lakukan karena bunga amaryllis ini tidak seperti bunga edelweiss ataupun bunga kaktus yang tidak butuh air tetapi bunga amaryllis ini adalah bunga yang semi basah.

Dalam metode penyiraman bunga amaryllis, Anda perlu rendam potnya kemudian dalam ember yang berisi air Anda campur dengan pupuk cair. Kemudian Anda rendam sekitar 10 sampai dengan 15 menit. Dengan cara merendam begini, air akan menyerap langsung ke akar tanaman dan umbinya tetap kering. Kalau selalu Anda menyiram dari atas, umbi akan basah dan lama kelamaan bisa membusuk. Kalaupun terpaksa menyiram dari atas, upayakan Anda siram dari bagian tepi pot.

Jika Anda merupakan seseorang dengan tipe pelupa, Anda harus upayakan untuk pasang timer ketika sedang merendam pot amaryllis karena jika Anda teledor akibatnya akan buruk kepada bunga amaryllis yang Anda tanam. Karena itu dalam memberikan air Anda harus selalu waspada dan berhati – hati.

Siram tanaman bunga amaryllis Anda 1 sampai 2 minggu sekali. Kalau memang umbi belum tumbuh Anda pegang media tanam, kalau kering baru Anda siram lagi. Kemudian Anda putar pot secara berkala supaya tanaman tidak miring karena tanaman mencari matahari karena itu kalau tidak diputar tumbuhnya akan miring. Setelah masa berbunga dari bunga amaryllis selesai, kemudian rawat dengan sebaik mungkin. Anda siram dan pupuk dengan rutin. Daun upayakan jangan sampai dipotong 5 sampai 6 bulan setelah berbunga. Berikan penyangga tanaman karena biasanya batang amaryllis cukup besar dan tinggi. Daun amaryllis yang hijau dan tumbuh baik ditambah sinar matahari yang cukup akan memberikan nutrisi yang baik pada bagian umbinya. Dan hal ini tentu saja berguna untuk pembentukan bunga berikutnya. Dan di negara empat musim saat musim panas tanaman ini bisa Anda letakkan diluar rumah.

Baca Juga: Bunga Matahari

Demikian sedikit informasi yang kali ini bisa kami berikan untuk Anda. Semoga informasi diatas mengenai Metode Penyiraman Dan Perawatan Bibit Bunga Amaryllis bermanfaat.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *