Lintah Dalam Kangkung

lintah dalam kangkung yang mematikan

Beberapa tahun silam, publik sempat dihebohkan dengan sebuah pesan di media sosial yang menyebut kalau seorang anak menderita diare akibat makan tumis kangkung.

Parahnya lagi, dalam pesan itu juga dikatakan kalau kangkung yang dimakan si penderita, terdapat lintah hidup sehingga ketika masuk ke dalam perut, binatang tersebut mampu berkembang biak.

Walhasil, berita hoax tersebut langsung ditanggapi oleh seorang dokter dan dibantah bahwa belum ada kasus sejenis itu. Lintah yang dikonsumsi dan masuk ke dalam perut seharusnya mati karena terkena asam lambung, bukan malah berkembang biak.  

Selain itu, kurangnya meneliti sumber berita dan mencari tahu lebih isi informasi juga membuat orang-orang mudah percaya begitu saja. Padahal, sumber berita dan fakta ilmiah sangat penting untuk digali lebih dalam.

4 Fakta tentang bahaya lintah dalam kangkung yang akan membuat pandanganmu berubah!

1. Kenali jenis kangkung

Kangkung yang selama ini kita makan memiliki dua jenis. Pertama adalah kangkung darat, lalu kedua yaitu kangkung air. Kangkung darat identik dengan daunnya yang kecil dan tumbuh memanjang, sementara kangkung air tumbuh lebih lebat dan mempunyai daun cukup lebar.

Pada kasus ini, kangkung darat tidak mungkin digunakan lintah untuk bertelur karena tempatnya yang tropis dan kering. Sementara kangkung air, kemungkinan sering digunakan lintah untuk sekadar bertelur.

Permasalahannya, sebelum kangkung air dimasak, apakah sudah dicuci hingga bersih? Kalau pun sudah dan ikut tertelan saat dimakan, maka telur tersebut tidak akan berkembang menjadi lintah, melainkan mati dan akan diproses oleh usus seperti makanan lain pada umumnya.

Jadi, pastikan sebelum mengonsumsi apa pun, semua bahan makanan harus dicuci hingga bersih.

2. Makan kangkung berbahaya bagi lambung itu mitos

Berita hoax yang sudah tersebar luas hingga kini adalah makan kangkung bisa membahayakan kesehatan lambung, karena di dalamnya terdapat lintah hidup dan menyerang sistim pencernaan tubuh manusia.

Hal ini sudah pasti hoax dan bantahan demi bantahan sudah dikeluarkan oleh sejumlah ahli, sehingga kian mengukuhkan kalau itu semua hanya mitos yang dibuat oleh oknum tidak bertanggung jawab.

3. Lintah bisa mati bukan hanya dengan cara dibakar

Pernyataan paling fatal dalam berita hoax yang selama ini beredar adalah lintah hanya bisa mati jika dibakar. Ini jelas tidak mungkin, karena beberapa cara seperti penggaraman dan pemanasan ampuh untuk membunuh lintah. Jadi ada baiknya kamu tidak langsung mempercayai informasi tak berdasar yang beredar di internet ya!

4. Tidak selamanya lintah itu merugikan, bahkan malah bermanfaat

Lintah tidak selamaya buruk dan menakutkan seperti yang digembar-gemborkan oleh orang. Bahkan di Papua sendiri, lintah hitam justru dimanfaatkan untuk mengobati berbagai masalah kulit dan gangguan kepercayaan diri, baik pada wanita dan pria.

Mereka biasa mengolah lintah-lintah tersebut secara tradisional dan alami. Namun, buat kamu yang ingin mencicipi khasiat minyak lintah nggak perlu kok jauh-jauh sampai Papua.

Di sini kami jual minyak lintah untuk mengobati jerawat, menghaluskan kulit, mencegah penuaan dini, dan meremajakan kulit. Hanya dengan Rp 100 ribu saja kamu bisa menikmati 60 ml minyak lintah hitam papua Asli berhologram dan terbebas dari penipuan.

Selain minyak lintah, ada pula minyak bulus yang dibuat melalui proses tradisional. Minyak jenis ini menyuguhkan beragam manfaat mulai dari memanjangkan alat vital pria, mengencangkan otot payudara wanita, hingga mengobati seluruh masalah kulit di wajah dengan cepat dan tanpa efek samping apa pun.

Untuk mendapatkannya, di sini jual minyak bulus original asli kalimantan dan siap kirim ke mana pun tempatnya. Berbeda dengan minyak lintah yang berisi 60 ml per kemasan, minyak bulus jauh lebih banyak dengan harga terjangkau. Kamu pun bisa memilih jenis minyak yang sesuai dengan kebutuhan dan kantongmu.

 

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *